SALAM TAKZIAH

Rasulullah ﷺ bersabda ” Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu maka dia berada dijalan Allah sehingga dia kembali”. (Muslim)
Berdasarkan hadis ini tidak syak lagi bahawa para pelajar hafiz yang menjadi korban kebakaran semalam adalah dikira sebagai syahid fisabilillah kerana meninggal ketika menuntut ilmu dan menuntut ilmu adalah sebuah bentuk jihad didalam Islam. Seseorang yang dipilih untuk meninggal dunia dijalan Allah dimuliakan Allah dengan banyak keistimewaan dan kelebihan.
Kita mungkin melihat sesuatu yang menyayat hati namun mengatur sesuatu yang terbaik keluarga para pelajar hafiz ini dan menyimpan diakhirat nanti dengan simpanan yang agung disisi Allah.
Mati syahid di jalan Allah adalah kemuliaan yang tidak dapat ditandingi oleh apapun, mengingat Jihad adalah hal yang sudah diwajibkan kepada setiap muslim di dunia oleh Allah SWT. Pahala yang diterima dari berjihad di jalan Allah SWT juga amat besar, hampir tidak ada tandingnya.
Pada surah Ali Imran ayat 169, diketahui juga melalui ertinya bahawa orang-orang yang gugur ketika membela ajaran Allah tidak dianggap mati, melainkan dianggap tetap hidup tepat di samping Allah SWT dan mendapat rezeki yang tanpa henti. Ayat tentang mati syahid terus berlanjut di ayat berikutnya, dimana artinya adalah orang-orang yang meninggal memperjuangkan semua yang ada di jalan Allah akan ada dalam susana yang amat gembira, menunggu orang-orang yang ada di belakang mereka untuk menyusul.
Dalil lain yang menjelaskan mengenai mati syahid adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dan dinilai sahih, yaitu sebuah hadits yang menceritakan tentang Qatadah yang pernah berkisah tentang Anas bin Malik yang mendengar perkataan Rasulullah ﷺ mengenai kemuliaan mati syahid di jalan Allah. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa sesungguhnya tidak ada yang lebih berharga di muka bumi ini di hadapan Allah SWT, melainkan jika seseorang mengalami mati syahid semasa hidupnya.
Kebaikan yang Diterima Dari Mati Syahid
Seperti yang sudah tertulis sebelumnya bahwa mereka yang mati syahid sesungguhnya akan tetap dipandang hidup oleh Allah SWT, dan bagaimana mereka akan diberikan pahala yang luar biasa melimpah dari Allah. Ternyata, masih banyak kebaikan yang diterima dari mati syahid di jalan Allah, yaitu:
• Amalan yang diperbuatnya akan terus mengalir
Melalui sebuah sabda dari Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Thabrani, Muslim, dan Nasa’i, diceritakan mengenai berjuang di jalan Allah jika dilakukan selama sekitar seharian penuh akan mendapatkan pahala yang lebih baik dibandingkan puasa satu bulan. Jika meninggal kala itu, amalnya akan terus mengalir.
• Mendapatkan pengampunan dari Allah SWT
Di surah Ali Imran ayat 157, dituliskan bahwa mereka yang wafat saat membela Islam akan diampuni dosanya oleh Allah SWT dan diberikan rahmat olehNya.
• Mereka yang mati syahid tidak akan dihisab dan bebas dari siksa kubur
Dengan hadits riwayat An Nasai, Rasulullah sempat berkata bahwa orang-orang yang mati syahid tidak akan mendapatkan siksa kubur dan akan dilindungi.
• Mereka akan masuk dalam syurga yang tertinggi
Allah SWT melalui berbagai hadits telah dituliskan memiliki sebuah syurga khusus yang diciptakan untuk para syuhada.
• Keluarga dari mereka yang mati syahid akan mendapatkan syafaat dari Allah SWT
Para syuhada termasuk dalam tiga golongan orang yang diizinkan untuk memberi syafaat di hari kiamat, berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah.
Hal-hal tersebut menjadi penanda betapa besarnya keistimewaan dan kemuliaan mati syahid di jalan Allah SWT.
Kami ucapkan takziah kepada seluruh keluarga para huffaz yang telah dijemput Allah kembali kedalam rahmatNya dan bersabarlah dengan ketentuan-Nya, pasti ada hikmah yang besar disebalik yang terjadi. Moga Allah membesarkan pahala kesabaran ini.
Amiin ya Robbal alamin
Iqbal Zain al-Jauhari